database server dilengkapi dengan kemampuan scripting untuk tugas crud, dan sangat memudahkan dan menyederhanakan retrieve data.
stored procedure/stored function adalah contohnya, disamping masih ada trigger.
dengan scripting di sisi database, memudahkan pekerjaan programmer membentuk interface front end nya.
programmer front end tinggal minta stored procedure kalau mau membentuk laporan tertentu. DBA tinggal kasih nama stored procedurenya bersama field2 yang keluar. Jika ada kesalahan logik dalam stored procedure, selama tidak mengubah susunan field keluaran stored procedurenya, programmer front end tidak perlu mengubah interface nya lagi. Cukup kerja DBA saja yang tinggal mengutak atik di server.
jadi kalau dari sisi jaringan, seminim mungkin data yang dikirim ke client.
Semisal kita punya sistem penjualan.
Kita inginkan laporan order penjualan yang belum terinvoice.
Maka kalau tidak pakai stored procedure, kita kan menarik dulu tabel penjualan dan tabel invoice. Mengadunya dengan coding yang cukup panjang dari ADO/DAO untuk memperoleh sisa penjualan yang belum terinvoice. aliran data yang masuk ke client adalah seluruh data tabel penjualan, seluruh data tabel invoice, lalu di proses di memori client.
Tetapi jika kita kerjakan langsung di sisi server dengan stored procedure, maka yang kita butuhkan di sisi front end cukup nama procedurenya saja kita execute. data yang terkirim hanyalah filter outstanding ordernya saja, yang tentu saja jadi meringankan beban jaringan.
Yang kedua, kita bisa menempatkan parameter untuk menentukan data apa yang dikeluarkan oleh storedprocedure dari tabel yang berbeda.
contoh saya punya storedprocedure bernama get_relations, dan punya parameter @kind_relation.
kalau saya isi 'C' maka procedure akan memberikan data customer, sedang kalau saya beri 'S' maka data suplier yang diberikan.
Fieldnya mungkin sama, tetapi isinya beda, dan ditentukan dari parameter saja, storedprocedure akan mencarikan sendiri data dari tabel yang mana.
ini dua contoh yang bisa saya berikan, memanfaatkan stored procedure di database server.
aksan kurdin
On 3/3/2014 8:45 PM, hari yanto wrote:
��Hendra...,
Ada banyak metode untuk mengeksekusi sebuah database. Salah satunya bisa menggunakan "Store Procedure", sebagaimana yang Sampeyan sampaikan. Dengan cara membentuk queryDef. Itu pilihan.
Kalau saya, karena terbiasa memakai DAO atau ADODB, ya... saya gunakan itu. Saya jarang memakai metode queryDef, karena sudah bisa diwakili melalui DAO atau ADODB. Sekali lagi, itu hanya pilihan. Dan, sah-sah saja digunakan.
Hariyanto (Surabaya)
--------------------------------------------
On Sun, 2/3/14, Hendra Agestha Hamid <the_agestha@yahoo.com> wrote:
Subject: [belajar-access] Semua proses dengan Stored Procedure
To: belajar-access@yahoogroups.com
Date: Sunday, 2 March, 2014, 11:04 PM
��
Dear Warga Milis,,,
Apakah bijaksana melakukan semua proses Input, Update,
Delete, Select semuanya berdasarkan Stored Procedure..??
Saya suka sekali teknik Exekusi Stored Proc melalui Pass
Through Query yg di modify melalui QueryDef... mohon
petunjuknya...Trims.
Regards
Hendra Agestha
| Reply via web post | Reply to sender | Reply to group | Start a New Topic | Messages in this topic (7) |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar